<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Schatzi_Byarh's</title>
	<atom:link href="http://byarh.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://byarh.wordpress.com</link>
	<description>ARTI SEBUAH PERSAHABATAN</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Aug 2008 10:31:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='byarh.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Schatzi_Byarh's</title>
		<link>http://byarh.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://byarh.wordpress.com/osd.xml" title="Schatzi_Byarh&#039;s" />
	<atom:link rel='hub' href='http://byarh.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Teman adalah Hadiah</title>
		<link>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/teman-adalah-hadiah/</link>
		<comments>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/teman-adalah-hadiah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 15:31:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>byarh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://byarh.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Teman adalah hadiah dari yang di atas buat kita. Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan. Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=39&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teman adalah hadiah dari yang di atas buat kita.</p>
<p>Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya<br />
jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang<br />
menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang<br />
biasa saja, atau malah menjengkelkan.</p>
<p>Seperti hadiah, ada yang isinya bagus dan ada yang isinya jelek.<br />
Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika<br />
berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam,<br />
saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama.<br />
Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.</p>
<p>Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka. Begitu dalam luka-lukanya<br />
sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai, justru karena ia tidak<br />
merasakan cinta dalam hidupnya. Sayangnya yang kita tangkap darinya<br />
seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati,<br />
kesombongan,<br />
amarah, dll.</p>
<p>Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini dan mencoba menghindar<br />
dari mereka. Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKAN-lah karena mereka pada<br />
dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena<br />
justru ia membutuhkan cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan<br />
keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.</p>
<p>Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terluka lututnya<br />
berlari bersama kita? Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air<br />
berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti<br />
disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau<br />
berenang bersama kita. Mereka tidak akan bilang bahwa &#8220;lutut&#8221; mereka<br />
luka atau mereka &#8220;takut air&#8221;, mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka<br />
berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan dll. Itulah cara mereka<br />
mempertahankan diri.</p>
<p>Mereka akan bilang:<br />
&#8220;Menari itu tidak menarik&#8221;<br />
&#8220;Tidak ada yang cocok denganku&#8221;<br />
&#8220;Teman-temanku sudah lulus semua&#8221;<br />
&#8220;Aku ini buruk siapa yang bakal tahan denganku&#8221;<br />
&#8220;Kisah hidupku membosankan&#8221;</p>
<p>Mereka tidak akan bilang:<br />
&#8220;Aku tidak bisa menari&#8221;<br />
&#8220;Aku membutuhkan kamu denganku&#8221;<br />
&#8220;Aku kesepian&#8221;<br />
&#8220;Aku butuh diterima&#8221;<br />
&#8220;Aku ingin didengarkan&#8221;</p>
<p>Mereka semua hadiah buat kita, entah bungkusnya bagus atau jelek,<br />
entah isinya bagus atau jelek. Dan jangan tertipu oleh kemasan. Hanya ketika<br />
kita bertemu jiwa dengan jiwa, kita tahu hadiah sesungguhnya yang sudah<br />
disiapkanNya buat kita.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/byarh.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/byarh.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/byarh.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/byarh.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/byarh.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/byarh.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/byarh.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/byarh.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/byarh.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/byarh.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/byarh.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/byarh.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/byarh.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/byarh.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/byarh.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/byarh.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=39&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/teman-adalah-hadiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bc9f69b9c91ec3e6bed814ade6f1a8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">byarh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memelihara Persahabatan</title>
		<link>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/memelihara-persahabatan/</link>
		<comments>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/memelihara-persahabatan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 15:28:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>byarh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Memelihara Persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://byarh.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya&#8230; Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=36&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan<br />
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan<br />
mempunyai nilai yang indah.</p>
<p>Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi<br />
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan<br />
bertumbuh bersama karenanya&#8230;<br />
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan<br />
proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah<br />
sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai<br />
dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,<br />
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,<br />
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.<br />
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan<br />
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya<br />
ia memberanikan diri menegur apa adanya.<br />
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,<br />
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan<br />
tujuan sahabatnya mau berubah.<br />
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha<br />
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita<br />
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi<br />
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih<br />
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan<br />
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.<br />
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,<br />
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.<br />
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun<br />
tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula<br />
orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun<br />
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.</p>
<p>Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain :</p>
<p>1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)<br />
2. Ketidakterbukaan<br />
3. Kehilangan kepercayaan<br />
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis<br />
5. Ketidaksetiaan.</p>
<p>Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan<br />
oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.</p>
<p>Renungkan :<br />
**Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari<br />
seribu teman yang mementingkan diri sendiri<br />
&#8220;Dalam masa kejayaan, teman2 mengenal kita.<br />
Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman2 kita.&#8221;**</p>
<p>Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan.<br />
Siapa yang berada di samping anda ??<br />
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai??<br />
Siapa yang menjadi tameng untuk urusan rahasia Anda,<br />
diwaktu ada masalah dengan keluarga anda.??<br />
Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satupun<br />
yang dapat anda berikan ??<br />
Merekalah sahabat2 anda.<br />
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan<br />
mereka.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/byarh.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/byarh.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/byarh.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/byarh.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/byarh.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/byarh.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/byarh.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/byarh.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/byarh.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/byarh.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/byarh.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/byarh.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/byarh.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/byarh.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/byarh.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/byarh.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=36&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/memelihara-persahabatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bc9f69b9c91ec3e6bed814ade6f1a8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">byarh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berhenti Mengeluh</title>
		<link>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/berhenti-mengeluh/</link>
		<comments>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/berhenti-mengeluh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 15:25:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>byarh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://byarh.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Coba renungkan penyampaian ini sebelum Anda mulai mengeluhkan berbagai hal yang terjadi dalam hidup Anda… 01]. Hari ini sebelum Anda mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali 02]. Sebelum Anda mengeluh tentang rasa dari makanan yang Anda santap, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan. 03]. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=33&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="storycontent">
<p>Coba renungkan penyampaian ini sebelum Anda mulai mengeluhkan berbagai hal yang terjadi dalam hidup Anda…</p>
<p>01]. Hari ini sebelum Anda mengatakan kata-kata yang tidak baik,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali</p>
<p>02]. Sebelum Anda mengeluh tentang rasa dari makanan yang Anda santap,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.</p>
<p>03]. Sebelum Anda mengeluh tidak punya apa-apa<br />
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.</p>
<p>04]. Sebelum Anda mengeluh bahwa Anda buruk,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.</p>
<p>05]. Sebelum Anda mengeluh tentang suami atau istri Anda,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.</p>
<p>06]. Hari ini sebelum Anda mengeluh tentang hidup Anda,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.</p>
<p>07]. Sebelum Anda mengeluh tentang anak-anak Anda<br />
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.</p>
<p>08]. Sebelum Anda mengeluh tentang rumah Anda yang kotor karena pembantu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.</p>
<p>09]. Sebelum Anda mengeluh tentang jauhnya Anda telah menyetir,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.</p>
<p>10]. Dan di saat Anda lelah dan mengeluh tentang pekerjaan Anda,<br />
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.</p>
<p>11]. Sebelum Anda menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,<br />
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,</p>
<p>12]. Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta<br />
Dan ketika Anda sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa Anda masih hidup !</p>
<p>a. Life is a gift</p>
<p>b. Live it…</p>
<p>c. Enjoy it…</p>
<p>d. Celebrate it…</p>
<p>e. And fulfill it.</p>
<p>13]. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu</p>
<p>14]. Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan</p>
<p>15]. Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,<br />
Mereka cantik/tampan karena Anda mencintainya,,,</p>
<p>16]. It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone,<br />
but it’s also true You don’t know what you’ve been missing until it arrives!!!</p>
<p>Jadi……..berhentilah mengeluh, hadapilah manis pahitnya hidup dengan bersyukur terhadap semua yang telah Tuhan berikan….</p></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/byarh.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/byarh.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/byarh.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/byarh.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/byarh.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/byarh.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/byarh.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/byarh.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/byarh.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/byarh.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/byarh.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/byarh.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/byarh.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/byarh.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/byarh.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/byarh.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=33&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/berhenti-mengeluh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bc9f69b9c91ec3e6bed814ade6f1a8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">byarh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bertahan Hingga Menang</title>
		<link>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/bertahan-hingga-menang/</link>
		<comments>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/bertahan-hingga-menang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 15:23:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>byarh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://byarh.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Art Berg adalah atlet berbakat yang memiliki masa depan yang cerah. Ia punya perusahaan konstruksi dan seorang tunangan yang baik dan cantik. Pada malam Natal, ia dalam perjalanan menuju ke rumah tunangannya di Utah untuk menuntaskan acara pernikahan mereka. Karena perjalanan panjang, ia capai dan mengantuk hingga mobilnya menabrak tiang pembatas jalan dan terjun ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=31&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="storycontent">
<p>Art Berg adalah atlet berbakat yang memiliki masa depan yang cerah. Ia punya perusahaan konstruksi dan seorang tunangan yang baik dan cantik. Pada malam Natal, ia dalam perjalanan menuju ke rumah tunangannya di Utah untuk menuntaskan acara pernikahan mereka. Karena perjalanan panjang, ia capai dan mengantuk hingga mobilnya menabrak tiang pembatas jalan dan terjun ke jurang. Ia terlempar dari mobil dan jatuh ke tanah dengan leher patah. Akibatnya ia lumpuh dari dada ke bawah dan tidak bisa menggunakan tangan dan kakinya. Dokter berkata ia tidak akan pulih dari kelumpuhan. Teman-temannya menasehatinya agar ia melupakan pernikahannya.</p>
<p>Art Berg takut dan putus asa. Namun ibunya datang dan berbisik, “Nak, hal sulit membutuhkan waktu. Hal mustahil perlu waktu sedikit lebih lama.” Karena kata-kata itu, harapannya muncul kembali. Ia berlatih keras hingga akhirnya bisa mandiri. Sebelas tahun kemudian ia kembali memimpin perusahaannya sendiri, bisa menyetir dan melakukan olah raga, serta menikah dengan tunangannya dan punya dua anak. Sekarang ia menjadi pembicara profesional dan penulis buku yang mendorong dan memotivasi banyak orang.</p>
<p>Kadang-kadang sesuatu tidak berjalan seperti yang kita harapkan.</p>
<p>Jika Anda saat ini mengalami hal itu, jangan putus asa! Hal sulit membutuhkan waktu. Hal mustahil perlu waktu sedikit lebih lama. Tetapi orang yang bertahan sampai akhir akan menang</p></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/byarh.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/byarh.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/byarh.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/byarh.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/byarh.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/byarh.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/byarh.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/byarh.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/byarh.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/byarh.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/byarh.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/byarh.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/byarh.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/byarh.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/byarh.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/byarh.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=31&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/bertahan-hingga-menang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bc9f69b9c91ec3e6bed814ade6f1a8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">byarh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbagi Cinta</title>
		<link>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/berhentilah-mengeluh/</link>
		<comments>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/berhentilah-mengeluh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 15:12:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>byarh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://byarh.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Bila ada ajakan untuk berbagi, apa yang ada di pikiran anda? Berbagi dana, pakaian layak pakai, sembako, susu, makanan atau bentuk materia lainnya. Jawaban itu boleh jadi karena pengaruh ide materilistik yang telah mengglobal. Mengukur segala sesuatunya dengan ukuran yang bersifat material dan kasat mata. Pengalaman nyata dari ayah angkat saya mungkin bisa menjadi pelajaran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=25&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="storycontent">
<p>Bila ada ajakan untuk berbagi, apa yang ada di pikiran anda? Berbagi dana, pakaian layak pakai, sembako, susu, makanan atau bentuk materia lainnya. Jawaban itu boleh jadi karena pengaruh ide materilistik yang telah mengglobal. Mengukur segala sesuatunya dengan ukuran yang bersifat material dan kasat mata. Pengalaman nyata dari ayah angkat saya mungkin bisa menjadi pelajaran bahwa berbagi tidaklah mesti berbentuk material.</p>
<p>Setiap tahun, ayah angkat saya punya kebiasan berkeliling ke berbagai panti asuhan dan rumah anak yatim. Kunjungan biasanya dilakukan dua kali. Awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan. Kunjungan pertama adalah survey untuk mengetahui kebutuhan panti asuhan atau rumah yatim. Kunjungan kedua membawa bantuan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan</p>
<p>Ketika berkunjung ke salah satu rumah yatim, ayah angkat saya bertemu dengan seorang bocah bernama Nina.</p>
<p>“Nina, apa yang anakku mau sayang” begitu ayah saya membuka percakapan.</p>
<p>“Nina mau baju baru?, sepatu baru?, tas baru? Atau apa nak? tambah ayah saya.</p>
<p>“Nggak ah… ntar om marah” jawab Nina.</p>
<p>“nggak sayang, om tidak akan marah” ayah saya menimpali.</p>
<p>“Nggak ah… ntar om marah” Nina mengulang jawabannya.</p>
<p>Ayah saya berpikir, pasti yang diminta Nina adalah sesuatu yang mahal. Rasa keingintahuan orang tua saya semakin menjadi. Maka dia dekati lagi Nina sambil berkata, “ayo nak katakan apa yang kamu minta sayang”</p>
<p>“Tapi janji ya om tidak marah” jawab Nina manja. “Om janji tidak akan marah sayang” tegas ayah saya.</p>
<p>“Bener om tidak akan marah” sahut Nina agak ragu. Ayah saya menganggukkan kepala pertanda bahwa ia setuju untuk tidak marah</p>
<p>Nina menatap tajam wajah ayah saya. Sementara ayah saya berpikir, apa gerangan yang diminta oleh Nina. “Seberapa mahal sich yang bocah kecil ini minta sampai dia harus meyakinkan bahwa saya tidak akan marah’ pikir ayah saya. Sambil tersenyum orang tua saya mengatakan</p>
<p>“ayo nak, katakan, jangan takut, om tidak akan marah nak.”</p>
<p>Dengan terus menatap wajah ayah saya, Nina berkata;</p>
<p>“bener ya om tidak marah.”</p>
<p>Sekali lagi ayah saya mengganggukan kepala. Dengan wajah berharap-harap cemas, Nina mengajukan permintaanya</p>
<p>“om, boleh nggak saya memanggil ayah” Mendengar jawaban itu, tak kuasa ayah saya membendung air matanya. Segera dia peluk Nina dan mengatakan</p>
<p>“tentu anakku..tentu anakku…mulai hari ini Nina boleh memanggil ayah, bukan om”</p>
<p>Sambil memeluk erat ayah saya, dengan terisak Nina berkata “terima kasih ayah… terima kasih ayah…</p>
<p>Hari itu, adalah hari yang tak akan terlupakan buat ayah saya. Dia habiskan waktu beberapa saat untuk bermain dan bercengkrama dengan Nina. Karena merasa belum memberikan sesuatu yang berbentuk material kepada Nina maka sebelum pulang, ayah saya berkata kepada Nina</p>
<p>“anakku, sebelum lebaran nanti ayah akan datang lagi kemari bersama ibu, apa yang kamu minta nak?”</p>
<p>“Khan udah tadi, Nina sudah boleh memanggil ayah” sergah Nina.</p>
<p>“Nina masih boleh minta lagi sama ayah. Nina boleh minta sepeda, otoped atau yang lain, pasti akan ayah kasih.” Sambil memegang tangan ayah saya, Nina memohon</p>
<p>“nanti kalau ayah datang sama ibu ke sini, saya minta ayah bawa foto bareng ayah, ibu dan kakak-kakak, boleh khan ayah?”</p>
<p>Tiba-tiba kaki orang tua saya lunglai, dia terduduk, bersimpuh di depan Nina. Dia peluk lagi Nina sambil bertanya; “buat apa foto itu nak?”</p>
<p>Tanpa ragu Nina menjawab “Nina ingin tunjukkan sama temen-temen Nina di sekolah, ini foto ayah Nina, ini ibu Nina, ini kakak-kakak Nina.” Ayah saya memeluk Nina semakin erat, seolah ia tak mau berpisah dengan seorang bocah yang menjadi guru kehidupan di hari itu.</p>
<p>Terima kasih Nina, walau usiamu masih belia kau telah mengajarkan kepada kami tentang makna berbagi cinta. Berbagilah cinta, karena itu lebih bermakna dibandingkan dengan sesuatu yang kasat mata. Berbagilah cinta, maka kehidupan anda akan lebih bermakna. Berbagilah cinta agar orang lain merasakan keberadaan anda di dunia.</p>
<p>Sumber: Berbagi Cinta oleh Jamil Azzaini.</p></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/byarh.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/byarh.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/byarh.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/byarh.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/byarh.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/byarh.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/byarh.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/byarh.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/byarh.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/byarh.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/byarh.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/byarh.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/byarh.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/byarh.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/byarh.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/byarh.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=25&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/berhentilah-mengeluh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bc9f69b9c91ec3e6bed814ade6f1a8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">byarh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Arti Persahabatan</title>
		<link>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/arti-persahabatan/</link>
		<comments>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/arti-persahabatan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 13:57:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>byarh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arti Persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://byarh.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri. Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya… Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=12&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="storycontent">
<p>Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.</p>
<p>Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.</p>
<p>Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…</p>
<p>Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.</p>
<p>Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur &#8211; disakiti, diperhatikan &#8211; dikecewakan, didengar &#8211; diabaikan, dibantu &#8211; ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.</p>
<p>Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.</p>
<p>Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.</p>
<p>Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.</p>
<p>Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.</p>
<p>Ingatlah kapan terakhir kali kamu berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping kamu ?? Siapa yang mengasihi kamu saat kamu merasa tidak dicintai ?? Siapa yang ingin bersama kamu saat kamu tak bisa memberikan apa-apa ??</p>
<p>MEREKALAH SAHABATMU</p>
<p>Hargai dan peliharalah selalu persahabatanmu</p></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/byarh.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/byarh.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/byarh.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/byarh.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/byarh.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/byarh.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/byarh.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/byarh.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/byarh.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/byarh.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/byarh.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/byarh.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/byarh.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/byarh.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/byarh.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/byarh.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=12&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/arti-persahabatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bc9f69b9c91ec3e6bed814ade6f1a8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">byarh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Cinta, Waktu, dan Sahabat&#8230;!</title>
		<link>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/tentang-cinta-waktu-dan-sahabat/</link>
		<comments>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/tentang-cinta-waktu-dan-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 13:44:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>byarh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://byarh.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[WAKTU Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?…. Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur. Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim. Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=9&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WAKTU<br />
Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?….<br />
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.<br />
Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.<br />
Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,<br />
Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.<br />
Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.<br />
Setiap di antara kalian yang tidak merasa bahwa daya mencintainya tiada batasnya?<br />
Dan siapa pula yang tidak merasa bahwa cinta sejati, walau tiada batas, tercakup di dalam inti dirinya, dan tiada bergerak dari pikiran cinta ke pikiran cinta, pun bukan dari tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain?<br />
Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbagi dan tiada kenal ruang?Tapi jika di dalam pikiranmu haru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkum semua musim yang lain,Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.</p>
<p>PERSAHABATAN<br />
Dan jika berkata, Bicaralah pada aku tentang kebenaran Persahabatan????…..Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.<br />
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.<br />
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.<br />
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.<br />
Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘</p>
<p>kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.<br />
Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berdukacita;<br />
Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan.<br />
Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.<br />
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.<br />
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?<br />
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!<br />
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.<br />
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.<br />
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.CINTA<br />
AKU bicara perihal Cinta????…Pabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,<br />
Walau jalannya sukar dan curam.<br />
Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.<br />
Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.<br />
Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.<br />
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.<br />
Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia<br />
kan menyalibmu. Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu, demikian pula dia ada untuk pemanakasanmu.Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.<br />
Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.<br />
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.<br />
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.<br />
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.<br />
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;<br />
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya. sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta, supaya bisa kaupahami rahasia hatimu, dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.Maka lebih baiklah bagimu kalau kaututupi ketelanjanganmu dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa, tapi tak seluruh gelak tawamu, dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.<br />
Cinta tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki;<br />
Karena cinta telah cukup bagi cinta.Pabila kau mencintai kau takkan berkata, “Tuhan ada di dalam hatiku,” tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati Tuhan.”Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta, pabila dia menilaimu memang pantas, mengarahkan jalanmu.Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya. Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan, biarlah ini menjadi aneka keinginanmu: Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali, yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.<br />
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;<br />
Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.<br />
Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sebuah gita puji pada bibirmu.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/byarh.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/byarh.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/byarh.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/byarh.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/byarh.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/byarh.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/byarh.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/byarh.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/byarh.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/byarh.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/byarh.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/byarh.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/byarh.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/byarh.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/byarh.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/byarh.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=9&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://byarh.wordpress.com/2008/08/20/tentang-cinta-waktu-dan-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bc9f69b9c91ec3e6bed814ade6f1a8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">byarh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sahabat</title>
		<link>http://byarh.wordpress.com/2008/08/07/sahabat/</link>
		<comments>http://byarh.wordpress.com/2008/08/07/sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 13:42:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>byarh</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://byarh.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Arti sahabat . . . . !!!!! bisa dibilang hidup didunia setidaknya kita harus memiliki seorang sahabat,,karna mungkin tanpa sahabat kita akan banyak menemukan sebuah masalah..!!!!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=5&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align:left;"><strong>Arti sahabat . . . . !!!!!</strong></p>
<p style="text-align:left;"><span style="color:#0000ff;">bisa dibilang hidup didunia setidaknya kita harus memiliki seorang sahabat,,karna mungkin tanpa sahabat kita akan banyak menemukan sebuah masalah..!!!!</span></p>
</blockquote>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/byarh.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/byarh.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/byarh.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/byarh.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/byarh.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/byarh.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/byarh.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/byarh.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/byarh.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/byarh.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/byarh.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/byarh.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/byarh.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/byarh.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/byarh.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/byarh.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=byarh.wordpress.com&amp;blog=4432996&amp;post=5&amp;subd=byarh&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://byarh.wordpress.com/2008/08/07/sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6bc9f69b9c91ec3e6bed814ade6f1a8d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">byarh</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
